Jangan pernah Heran kalau aku mengatakan :
I WANT TO GET MARRIED AT THE AGE OF 23 YEARS
Bukan ambisi atau bukan paksaan. hanya sebuah keinginan yang ingin menjadi harapan yang melambung setinggi kapas putih terbang ringan di angkasa.
Jangan pernah kaget untuk mendengar kan aku untuk mengatakan :
I WANT TO GET MARRIED AT THE AGE OF 23 YEARS
Sekedar berhalusinasi dengan ilmu ilosionist. menjadi istri yang baik untuk suamiku kelak. menjadi ibu untuk anak anak ku nanti. kesempurnaan setiap wanita yang menjadikan dirinya "HAWA" yang memiliki dedikasi tinggi untuk sebuah rasa yang sampai saat ini menjadi hal yang selalu terpendam dalam asa yang pernah terpatri mati dalam celah otak.
Jangan pernah menyangka kalau akhirnya aku mengatakan :
I WANT TO GET MARRIED AT THE AGE OF 23 YEARS
Sangkaan yang tak pernah berwujud nyata, hanya ucapan dalam rasa yang membaur menjadi cicipan. menjadi makanan pembuka. membuat hal yang di sangka menjadi nyata.
Jangan pernah Heran..
Jangan Pernah Kaget..
Jangan pernah menyangka..
29 September 2009
Tempatkan Pada Titik Yang Sempurna.
Aku ingin menjadi sebuah titik yang di tempatkan menjadi titik yang sempurna. Menjadi pusat dari segala hati, menjadi pusat dari segala rasa, menjadi pemikiran dari segala pusat.
Tak pernah menyadar bahwa hal yang paling berpusat adalah hati, rasa, dan pikiran.
Lelah jika terus menyadari bahwa setiap manusia juga memiliki rangkain tersebut.
Kesadaran yang membuat aku melonjak tinggi, dan kemudian jatuh tersungkur keras adalah rangkaian tersebut.
Gambaran Sebuah kata menembus relung hati menyelusup dalam lorong lorong dan celah celah rasa dan pikiran. semuanya menjadi aku yang penuh dengan titik kosong yang belum membaur menjadi hati, rasa, dan pikiran.
Resiko yang aku junjung tinggi hanya untuk mendapatkan 3 ( tiga ) parcel ( Hati, Rasa, Pikiran ). terus melambung dalam asa yang di netralisir dengan sebuah kesabaran. dengan sebuah urutan angka yang terus menunggu mengantri.
keinginan untuk terus mengembangkan pemikiran yang menjadi rasa menjadi asa sulit untuk di perhitungkan. hanya mampu memberikan sebuah konsep dan gambaran bahwa penulis hanya berani memberikan sumbangan kata sepanjang 1 m.
23 September 2009
Asa.
Saat Semua Hal di pertemukan menjadi asa yang ada. kemampuan menelaah setiap bait yang menjadi lunak. apa ada satu kesalahan dalam langkah menjadi suatu kemajemukan umum? menjadi pemikiran yang doble dan keinginan dan harapan yang pasti?
mungkin ini hanya massa yang akan menentukan sebagaimana nantinya suatu asa menjadi rasa. membaur menjadi problemmatika kehidupan.
merayap, menggema, menggerogoti setiap persendian dan bilik hati. Aku ingin semuanya menjadi yakin, menjadi suatu hal yang di pertanyakan dalam hati kecil.
keyakinan menjadi suatu rasa yang kosong. mematuk, meluka, membunuh sekalipun menjadi kan aku yang pernah bernoda.
mungkin... ?? kenapa harus mungkin !!, aku ingin ini pasti, sepasti rasa yang pernah ada. aneh ?? kenapa harus aneh..?? aku pusing.. kenapa harus memperpusingkan diri?? aku lelah??kenapa harus melelahkan?? kenapa selalu jawab "kenapa" ??
tolong berikan aku kepastian. asa yang membuat ku menerima jawaban "ya kamu pasti" !! itu yang aku mau. namun jika puzzle hati yang aku temukan hanya jawaban "mungkin" aku pun akan menjawab "mungkin"
Tak pernah menyadar bahwa kotak teka teki ini akan terus berputar, memutar, mencari hal yang pasti dan akhirnya menemukan jawaban yang pasti menyatu menjadi satu kesatuan. memberikan Ke - Pas tian.
Akan terus menggembor - gemborkan setiap kata menjadi kalimat, meski sulit untuk di netralisir. namun ini lah bait syair yang berdendang tidak merdu.
17 September 2009
BUKBER KAPAL RESTORAN TERAPUNG LOR ING MARGI PANTAI ALAM INDAH.
RAMADHAN 1430 H.
MATA HATI FKIP 2009
ING NGARSO SUNG TULADHA
( Semboyan FKIP 2009 )
Agenda Tahunan kami selaku Panitia Ospek dan Pemandu Ospek. setelah Semuanya Usai kini bersama sama bersama panitia dan Pemandu lainya mengadakan buka puasa bersama dengan agenda acara :
- Buka Puasa Bersama
- Pembubaran Panitia dan Pemandu OSPEK 2009
- Silaturahmi menjalin keakraban Bersama Teman Teman dan Dosen.
Suasana Pantai Yang sangat indah dimana kami mengambil Lokasi untuk melaksanakan Buka Puasa Bersama di Daerah Pantai Alam Indah Tempatnya di Kapal Restauran Terapung LOR ING MARGI.
Sangat menakjubkan awal saya melangkah dan naik ke atas kapal. karna ombak yang lumayan besar. membayangkan serasa naik kapal pesiar dan kemudian melaju kencang. terombang ambil dalam meja dan piring yang tertata rapi di depan kami.
Sangat mengasyikan.. karna selain buka puasa bersama kami juga mendapat siraman rohani dari Ustad. dilanjut dengan pembubaran Panitia Ospek dan Pemandu yang kemaren terbentuk untuk Ospek Fakultas.
Bisa di lihat dari sebuah senyum ceria teman teman sekalian. memang rasanya aneh dan katro kalo orang bilang. mengingat ini baru pertama kalinya kami menginjakan ke Kapal Retauran Terapung LOR ING MARGI.
Tidak cukup sampai disitu. dengan pemandangan langit lepas dari kapal kami menyaksikan beribu bintang yang ada di langit. romantis habis.
Angin yang dingin menambah kehangatan teman teman sekalian dalam menyantap menu nasi goreng cumi dan es buah soda susu.
diharapkan hal seperti ini tidak akan hilang dan terus ada untuk kami teman teman Kampus Universitas Pancasakti tegal.
Berikut Memory yang saya abadikan melalui Kamera Ponsel Handphone saya.
Part I
.jpg)
.jpg)

.jpg)
Part II



.jpg)
Part III
.jpg)

.jpg)
.jpg)
Part IV
.jpg)
.jpg)
Indahnya Temaram langit. bintang yang berkejora. sinar lampu yang membuat suasana hangat dengan canda tawa dari teman teman semua. ini mungkin kesan yang sangat membahagiakan untuk kami teman teman satu angkatan baik yang lintas fakultas maupun satu fakultas dan jurusan. meski ada yang tidak bisa hadir namun aku yakin merek pun menghendaki untuk bisa menyempatkan waktu untuk bisa hadir. insya allah di tahun depan mau pun acara lainnya kami bisa selalu bersama dalam canda tawa dan gembira untuk selalu berkumpul. menghangatkan suasana.
.jpg)
.jpg)

.jpg)
Part II



.jpg)
Part III
.jpg)

.jpg)
.jpg)
Part IV
.jpg)
.jpg)
Indahnya Temaram langit. bintang yang berkejora. sinar lampu yang membuat suasana hangat dengan canda tawa dari teman teman semua. ini mungkin kesan yang sangat membahagiakan untuk kami teman teman satu angkatan baik yang lintas fakultas maupun satu fakultas dan jurusan. meski ada yang tidak bisa hadir namun aku yakin merek pun menghendaki untuk bisa menyempatkan waktu untuk bisa hadir. insya allah di tahun depan mau pun acara lainnya kami bisa selalu bersama dalam canda tawa dan gembira untuk selalu berkumpul. menghangatkan suasana.
Sampai jumpa di lain kesempatan untuk
Pemandu dan Panitia OSPEK
FKIP UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL 2009.
16 September 2009
Aku MATI !!
Melintas Lorong sistem syaraf otak yang berlibet, melingkar, menggulung, seperti benang kusut yang sulit untuk di luruskan. itu yang aku alami sekarang. menemukan titik pangkal otak yang membuat aku kusut oleh hal yang membuat aku terbunuh karakterku.
Hanya Imajinasi 3 Dimensi yang membuat aku bisa melihat jelas, memahami jalan apa yang aku tempuh ini. meski aku tahu hal paling menjijikan hal yang paling membodohkan adalah kebodohan aku sendiri.
Semua sulit untuk di cuci, di rendam dengan sebuah darah manusia yang berani menggoreskan pada nadi yang menjulur mendapatkan sebuah sendi darah.
Aku mati, karakter ku terbunuh, aku tak mendapatkan nafas yang melegakan, kebebasan yang berlebih. aku ingin di kekang, aku ingin di kendalikan, aku ingin semua nya. karna aku tidak ingin semuanya itu berlebih.
Kebodohan memang aku bodoh.. sangat bodoh dan membodohkan.
tidak..!!! semuanya hanya otak pada lapisan ke 3 ku saja yang berkata. namun otak pada lapisan ke 2 mengatakn aku pintar. aku luar biasa aku memiliki kekuatan supranatural.
Namun apa otak pada lapisan ke 1 sama mengatakan aku seperti itu. itu nalar yang belum bisa aku temui. dan akan aku telusuri sampai ini menjadi jernih dengan pencucian otak.
Bangkitkan karakterku yang dahulu. jangan sampai kerasa membatu seperti ini.
Aku mati..!!!
Biarkan Semuanya normal seperti aku yang dulu. aku yang tersipu malu kala di puji. aku yang meragu kala membuat kepastian.
Namun kenapa dengan aku saat ini. penggandaan pribadi yang kelewat menjadi abnormal.
Simpan aku pada jasad untuk di fermentasikan untuk 100 Abad.
hanya ingin menyongsong kepastian dan kedamaian selama lama nya.
14 September 2009
PKMP
PKM
Program Kreatifitas Mahasiswa
PKM-P (* Penelitian
PEMANFAATAN DAUN MENGKUDU MENJADI URAP SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF BAGI PENDERITA PENYAKIT DIABETES MELLITUS
Untuk Penyusunan Karya Ilmiah dan prosal masih menempuh proses. semoga dengan judul ini dimana saya terinspirasi dari orang tua yang terkena Diabetes mellitus / Kencing Manis bisa menjadi obat alternatif atau mungkin inovasi makanan yang bisa menyembuhkan sekaligus memberikan pengetahuan tentang sakit diabetes.
NB : Bersambung Part II
13 September 2009
10 Assets Dalam Negeri Kena Claim Maling Asia
Berduka untuk Negaraku Republik Indonesia
Semua serasa tak pantas sebagai anak bangsa, di mana kita di lahirkan di bumi kita pertiwi. hanya berpangku tangan, diam dengan seribu bahasa hanya berani berpangku tangan mengangguk tanda tak pasti. melihat negara kita dengan susah payah mendapatkan kemerdekaan yang sesungguhnya kini kembali di jajah oleh negara tetangga. (* Malaysia ).
Dengan segala harta benda dan aset negara pertiwi kita dengan semenang menang di claim seakan milik bangsa (*malaysia. serasa tak adil memang, yang semula seakan damai tenang hanya hujatan ilmu ekonomi kini dengan tiba tiba semuanya hilang dari list assets.
Tak perlu menyalahkan siapa dan kenapa menjadi seperti ini. mulai saat ini mari kita benahi kita susun rapi, mengatur barisan menjadi lebih kuat dan untuk lebih menjaga assets bangsa sesungguhnya.menjadi banggaan untuk para pahlawan kita yang gugur terlebih dahulu hanya untuk merebut kemerdekaan sesungguhnya.
jangan pernah takut untuk kalah, jagan pernha takut untuk mati hanya untuk melawan penjajahan dan perbudakaan manusia.
banyak harta yang tak pernah kita duga akan di curi dan di akui sebagai harta negara (*malaysia. Sebanyak 10 Buah asset dalam negeri yang di claim sebagai assets negara malaysia.
Mungkin malaysia tidak akan pernah jera dalam meng claim assets dalam negeri kita. maka tigas kita sebagai anak bangsa pemuda dan pemudi bangsa untuk siap siaga untuk selalu melestarikan setiap harta bangsa kita ibu pertiwi.
Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku.
Reog (Ponorogo) - sebuah kesenian dari Ponorogo, Jawa Timur yang menggunakan topeng harimau
Keris adalah senjata tikam khas Indonesia, atau mungkin lebih tepat Nusantara
unga Rafflesia yang umumnya tumbuh subur di Sabah dan Sarawak
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia.
Kuda Lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang.
Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa "amba" yang berarti menulis dan "nitik
Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia, yang terutama berkembang di Jawa dan di sebelah timur semenanjung Malaysia seperti di Kelantan
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yang berasal dar Tanah Sunda, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan
Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku.
Reog (Ponorogo) - sebuah kesenian dari Ponorogo, Jawa Timur yang menggunakan topeng harimau
Keris adalah senjata tikam khas Indonesia, atau mungkin lebih tepat Nusantara
unga Rafflesia yang umumnya tumbuh subur di Sabah dan Sarawak
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura
Kuda Lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang.
Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa "amba" yang berarti menulis dan "nitik
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yang berasal dar Tanah Sunda, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan10 September 2009
Otak, Hati, Raga
Lelahnya menjadi orang yang tak pernah tergambarkan. Memilih untuk diam dengan ribuan rangkaian kata paralel yang mengitari seluruh persendian otak. Dengan / bahkan lebih dari Emulsi yang Fase Terdisfersinya adalah zat cari dan Fase Pendisfersinya adalah zat cair lainnya.
lebih mengaitkan setiap bait kata untuk menjadi suatu kalimat yang kemudian di rangkai lebih cantik menjadi paragraf. Berkonotasi positif.
Semuanya tak pernah menjadi yang tergambarkan. Hanya sebuah politik kasus Interen yang mencambuk perih tak berbekas mengasap putih menjadi awan yang indah menutup kelopak persendian pikiran.
Biarkan Biarkan Biarkan....!!! ( Teriak sisi bilik kanan yang merasa dirinya tergenjet menjadi asa yang kosong ).
Mau Kamu Apa Kenapa dan Bagaimana ?? ( Teriak sisi bilik kiri yang merasa dirinya menjadi yang dipermalukan ).
Apa ini menandakan bahwa mata hati sudah tertutup rapat berkuncikan beton tulang?.
Sudahlah ikhlaskan apa yang kini menimpa relung aliran darah yang membawa mu menjadi yang di permasalahkan. Ini hanya proses penetralan sisi bilik. Menjadi semuanya bersih tak bernoda. Menjadi sisi yang menjadikan tubuh ini ringan. Pikiran ini lepas, tanpa memikirkan arah apa darah ini mengalir. Biarkan dia mengalir kemana hendak memberikan distribusi darah.
Ini hanya suatu sistem organisasi kerja antara otak, hati, dan raga.
Sekali lagi teriakan itu tak akan pernah ada yang memahami dan mendengar hanya 3 rangkaian yang memberikan jawaban pasti.
Jadwal Sem III
Bersyukur masih bisa terus melanjutkan studi pada jenjang s1. dan kini menginjak pada semester III. suatu kebanggan dan suatu ucapan syukur yang teramat besar kepada allah swt yang memberikan aku kesanggupan dan niat yang baik untuk terus berprestasi mewujudkan cita cita dan harapan yang dahulu sempat tertunda.
Dalam Materi di semester III ini sudah pasti banyak pelajaran yang semakin bertambah. dari nilai materi dan daya untuk memenuhi segala materi yang sudah tersusun rapi.
bisa menjadikan sesuatu yang lebih menjadi sesuatu yang berharga untuk meraih cita cita dan keinginan. mencari segenggam ilmu untuk masa depan.
Untuk semester III ini, kemampuan yang harus aku gali harus aku asah untuk mampu untuk menyerap materi yang lumayan masih bisa merasuk ke memori batas akhir pemikiran.
Aktivitas yang menuntut paksa untuk terus mencari suatu pencarian data pribadi. kemampuan untuk terus menaruh letak otak pada otak depan. merasuk terus menjadi satu dalam gelembung pengorbanan pemikiran untuk menjadi terbaik.
Meski secara tekhnisnya semua di atur pada keadaan memori yang terbatas. dengan doa, dengan kemampuan, dengan usaha, dengan niat yang tulus dan ikhlas insya allah semua bisa aku tempuh sampai akhir dari segala pendataan diri. amin.
08 September 2009
Perhatikan !!
Pangkal Lidah Yang kelu. Terkena musibah dengan proses dilematisasi yang beranalogi sempurna. kenapa selalu menyadari bahwa dewasa itu belum ada. bahwa anak TK pun sudah mengalahkan.
Dua dunia yang tak pernah menjadi satu namun terpaksa di satukan dengan pengait besi beton antartika.
mengeruk sebuah makna bahwa ini tak akan pernah menjadi yang dijadikan. Proses yang memakan banyak waktu menjadi cambukan keras di pundak. Mengarat, membekas, meningglkan luka yang tak pernah bernoda.
mungkin ini hanya pemahaman yang mengartikan kamus dunia. Pemahaman yang tak henti hanya sekedar beranalogi.
mungkin ini hanya sebuah dendang ria di atas segala galanya penari dengan musik syahdu. namun hanya lantunan kata setiap bait syair yang berdendang tidak merdu.
03 September 2009
Realistisku Bukan Realistismu. OK!
Apakah Hidup Itu butuh suatu Realistis ?. Apa kamu pernah mengambil suatu keputusan dengan pemikiran Realistis?. Aku Pernah !.
Sedikit penekanan untuk kepribadian yang lembek seperti bubur.
02 September 2009
One Person
Bukan Hal yang munafik untuk diriku..
Hanya ingin sedikit diskusi untuk diriku.. Aku yang bodoh aku yang tidak tau malu.. aku yang ragu akan suatu keputusan..kebimbangan yang tak pernah berakhir...
berhenti untuk konsultasi...
Sekarang aku hanya ingin diskusi dengan diriku...
terserah tentang tema atau judul apa aku hanya ingin diskusi dengan diriku...
hanya berani mengobral kata 1000 dapat 3..
Sedikit celoteh anak manusia dengan segala ambisi yang masih tersisa dalam pikiran yang mengarat retak.
tak perlu sabun untuk membersihkan. tak perlu air untuk mendinginkan.. tak perlu api untuk mencairkan...
hanya perlu suatu santunan kata yang setiap harinya aku obral untuk setiap permasalahan..
ketakutan dalam gelap...ketakutan untuk berada di tempat sepi...
tak seperti biasanya hari ini aku diskusi dengan dengan diriku.. memperjuangkan apa yang menjadi hak ku... melakukan kewajiban yang sepatutnya wajib aku jalankan...
hanya diskusi...
01 September 2009
Wejangan Dan contoh teladan Oleh Tokoh Pemikir Ekonomi Pemerintahan Dr. Rizal Ramli
Sedikit Searching mengenal lebih dekat dengan Tokoh Tokoh yang berani memerdekakan Dunia ekonomi kita. Tokoh yang memiliki Idealisme Dan Karakter yang kuat. Yaitu Seorang Rizal Ramli. Klik Situs Pribadi Link Dengan Pemikiran dan pengabdiannya pada dunia pemerintahan indonesia
Sedikit menambah Referensi saya tentang Biographi beliau dalam Wikipedia Link Seorang Rizal Ramli yang memiliki karakter kuat dengan Bicara blak-blakan, sangat terbuka dan lancar tanpa beban. Itulah kesan kuat yang melekat sebagai ciri khas ekonom lulusan Master dan Doktor dari Boston University, Amerika Serikat ini. Namun, ia tidak sekedar bicara alias asbun (asal bunyi) tapi semua yang dipaparkan selalu didukung oleh fakta, data dan analisa yang tajam tentang berbagai hal yang sedang dibahas, terutama bila bicara tentang persoalan ekonomi Indonesia. Pengetahuan dan wawasannya yang luas di bidang ekonomi ditunjang oleh keberanian dan kejujuran yang tinggi, memang tidak diragukan lagi. Hingga tidak mengherankan jika sebagian kalangan memberikan julukan kepadanya sebagai "The Trusted Indonesian Economist".
Beberapa Pendukung tentang siapa dan bagaimana dedikasi beliau di kancah ekonomi politik, saya mencoba merangkum nya melalui berbagai sumber dinatranya :
Dr. Rizal Ramli, dilahirkan di Padang, Sumatra Barat, pada 10 Desember 1953. Ayahnya seorang asisten Wedana sementara ibunya adalah Guru. Ibunya meninggal pada saat Rizal masih berumur 7 tahun, sehingga ia harus tinggal dengan neneknya di kota Bogor. Sebagai anak seorang guru, ia sangat rajin membaca. Ia sejak muda telah kenal dan bergaul akrab dengan berbagai buku bacaan, termasuk buku- buku penting karya Albert Einstein. Tidak heran jika kemudian ayah 3 anak (Dhitta Puti Saraswati, Dipo Satrio, dan Daisy) ini kemudian sangat mengagumi dan mengidolakan pemikir besar Einstein dan mengoleksi berbagai versi biografi dari ilmuwan berkebangsaan Jerman itu.
Seorang Rizal Ramli yang sebagai sosok pemikir yang kritis dan berani dimulai sejak suami Herawati M. Mulyono ini sebagai mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kala itu, di tahun kedua masa belajarnya, ia sudah melibatkan diri dalam diskusi-diskusi yang bersinggungan dengan bidang politik di Dewan Mahasiswa, yang kemudian mengantarkannya menjadi Deputi Ketua Dewan Mahasiswa ITB tahun 1977. Karakter dan idealismenya sangat kuat sehingga ia berani mengoreksi kekeliruan sistim politik dan strategi pembangunan
Indonesia masa itu, yang sempat mengantarkan Rizal muda ke penjara militer selama beberapa bulan dan penjara Sukamiskin, Jawa Barat, selama satu tahun (1978/1979) akibat aksi menentang pemilihan
kembali Soeharto sebagai presiden. Sikap kritis dan tidak mau kompromi dengan kebijakan berbau korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang dijalankan pemerintahan negara tetap menjadi kesehariannya hingga di usia paruh baya hari ini. Konsekwensi dari keteguhan idelismenya itu, Ramli praktis tidak pernah diberi kesempatan berkarir di pemerintahan sampai tumbangnya rezim Suharto. Kiprahnya bagi pembangunan bangsa melalui peran aktif
di pemerintahan baru dimulai ketika Presiden Abdulrahman Wahid memintanya menjadi Kepala Badan Logistik (Bulog) pada April 2000. Saat itu, kinerja Bulog sangat buruk dan membutuhkan pembenahan internal oleh orang yang kapabel dan terpercaya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap badan ini. Tugas utama Ramli oleh Presiden Gusdur, panggilan akrab Abdurrahman Wahid, adalah mendorong Bulog menjalankan kembali fungsinya dengan baik yakni memenuhi kebutuhan rakyat, menjaga harga penjualan petani sebaik mungkin dan membersihkan Bulog dari praktek KKN.
Oleh karena itu terinspirasi dari beliau, saya yang masih menapaki jalan menuju penciptaan kehidupan tidak lepas dari hal yang sudah saya ketahui dari debut sukses Dr. Rizal ramli yang pernah mengatakan hal demikian :
Kita harus kerja keras dan kerja keras...plus pintar...( kerja keras semua orang bisa tp kita harus 2 kali lebih...plus pintar kita menguasai satu bidang dg mumpuni )
dan juga ada wejangan besar dari dari salah satu kyai besar di salah satu kampus ternama yaitu :
Dalam Bahasa Arab :
Manjada WajadaArtinya :Tiada orang pintar tanpa belajar, tiada kesuksesan tanpa kesungguhan dan usaha. Diharapkan dengan semua yang sudah terjadi bisa menjadi hal yang bermanfaat untuk kedepannya dan menghasilkan hal yang optimal untuk masa depan. dan untuk yang akan terjadi bisa mengambil contoh untuk hal yang sudah terjadi. dan ini menjadi wejangan besar untuk ku pribadi semoga bisa bermanfaat dan menerapkan dalam kehidupan kita sebagai motivasi untuk belajar lebih bijaksakan dan menggunakan waktu yang diberikan dengan sebaik - baiknya.
Langganan:
Postingan (Atom)