23 Februari 2010

Kenapa Kenapa??

Kenapa malah saya yang jadi seperti ini. Ingin mengingatkan. bisa terhitung engkau sudah berapa kali mengucapkan Thank Loving Me Apa hanya saya yang mencintai engkau? kenapa engkau tak pernah mengucapkan
Thank you because you have made me love you ?
Kenapa kenapa kenapa???? Saya bodoh, kamu juga bodoh. lalu? Egois tepatnya itu. Saya dengar celotehmu masih terngiang di telingaku, sampai untuk menutup rapat rapat pun masih terus bernada di telingaku. Kenapa Kenapa?? apa memang hanya Saya yang mencintai kamu? JAWAB !!!!

20 Februari 2010

Sekapur Sirih

Lupakan tragedi kemarin, bersyukur masih bisa di ingatkan dan di perhatikan oleh hal yang bernama musibah. saat ini saya hanya ingin lebih konsentrasi dengan hal yang bernama fikiran, meski semua fikiran ku masih tertuju pada berbagai hal. namun akan aku satukan menjadi misi dan visi yang sama. semua hal yang bernama khayalan perlahan lahan aku hilangkan, aku sempurnakan menjadi sebuah kenyataan.

18 Februari 2010

Comming Soon !!

Pagi ini jiwa menulis saya sedang menurun drastis. so untuk hal hal yang masih berkutik di otaku biarkan semuanya menjadi benang merah tersendiri. Tanpa mengurangi minat dan dan hoby saya menulis. tak ada salahnya saya istirahatkan sejenak demi memulihkan setiap pikiran yang masih terpola negative. Meninggalkan secercah goresan tulisan yang terbalik. ------------------ ----------- ------ --- -- -

No Title

Tidak mau berpanjang lebar bercerita. membuat semakin ngantug saja. intinya saya pagi ini baru bisa mencorat coret dinding blog tercinta ku. setelah sekian hari kreatifitas ku tertunda oleh ulah oknum bos yang kurang bertanggung jawab. Dari mulai BW terbatasi sampai situs situs favoritku yang kena blokir sama team server pusat. arghh. Cukup sudah, kini saya ingin menyalurkan hasrat saya di sini. menulis bebas, meng-expresikan semua unek unek yang terus membuat saya seakan mati suri. Setelah sempet kurang lebih 1 pekan ini, mengelami encok - encok dan linu linu dari seluruh persendian tubuhku. kini semuanya sudah kembali normal. Saat ini saya tak ingin memikirkan hal hal yang menyiksa, saat ini saya ingin bahagia, saat ini saya harus terus berjuang untuk mendapatkan hal yang lebih baik lagi. membuat diri ini tersenyum bangga dan bahagia. Jika ada di antara mereka yang terus mengusik ketenangan saya akan saya babat habis habisan. sekarang pikiran saya sudah kembali rilex, tidak ada yang membuat saya seperti seorang yang bodoh. seperti hal nya memory ku yang lampau. oke that's it, hanya ingin bercerita tentang kondisi dan kejiwaan saya pagi ini. tengkyu.

09 Februari 2010

Semoga aku salah.

Ya allah semoga aku salah.... Semoga ini kesalahan mata ku saja. ya allah semoga aku salah. aku ingin menanyakannya, namun tidak ada keberanian. aku merasa aku tidak ada hak dan wewenang saat ini. terus aku harus bagaimana, sampai pikiranku kembali benar. semoga yang aku lihat ini salah. salah salah salah dan salah.. tolong tunjukan yang benar !!

06 Februari 2010

Tenang.

Tenang itu penting, tapi menenangkan diri itu jauh lebih penting. Kata teman saya "Menulis itu harus pake hati bukan pake pikiran" Saat ini saya hanya ingin tenang, tidak ada hiruk pikuk dunia maya, tidak ada teman teman yang memasang status yang membuat saya semakin berwawasan lebih negative, karna saya ingin bahagia. Hari ini saya ingin tenang, karna tenang adalah hal yang penting untuk saya, dan menenangkan diri jauh lebih penting untuk saya. maka dari itu saya ingin tenang. Banyak hal yang saya hindari untuk mendapatkan ketenangan, banyak hal yang saya lakukan untuk mendapatkan ketenangan. Tidak ada hal yang membuat saya resah apa lagi menghilangkan konsentrasi saya lagi. dan saat ini saya ingin tenang, saya ingin bahagia, saya tidak ingin pusing berpikiran apa yang terjadi di sana. Terima kasih.

02 Februari 2010

So Simple*

Sebenarnya ini permasalahan yang simple. langsung ke inti nya saja ya? sudah lebih dari 4 orang teman teman ku yang berkonsultasi kepada ku, sudah tentunya bukan hal yang basi, yaitu tentang kisah percintaan mereka. Ada yang bilang aku anaknya enak di ajak diskusi lah, ada yang bilang aku anaknya enak di ajak sharing lah, ada yang bilang aku anaknya perduli dengan sesama lah. dan bla bla bla lah.. ho ho ho.... pada dasarnya ini menguntungkan untku, bisa memahami cerita dan permasalahan mereka mereka, namun di saat aku terpuruk dengan permasalahan ku sendiri seakan aku enggan untuk menceritakannya kepada mereka. hmm.. apa ini tergolong egoisnya aku saja, di saat aku senang aku berbagi, dan memberikan masukan kepada mereka, namun di saat aku sedih aku seakan menutup rapat rapat permasalahan ku sendiri. sejujurnya aku enggan menceritakan ini, banyak komentar komentar yang mengharuskan aku untuk lebih terbuka dan jujur apa adanya, ini lah sensitive ku, aku menganggapnya sebuah ke tidak harusan ku untuk lebih bercerita panjang lebar dengan teman teman ku. namun apalah daya aku sebagai wanita yang memiliki 1 hati, yang sejujurnya tak ingin terlalu meng expose semuanya. saat teman teman ku menyarankan ku untuk lebih terbuka, menceritakan masalahku, dan menanyakan secara wajar, justru yang ada hanya ketakutan, takut kalau seandainya, jikalau, apabila ada pihak yang merasa tidak nyaman tentang pertanyaan ku. hah... memang serba susah aku ini, aku hanya tak ingin membuat semuanya keruh, aku hanya ingin semuanya jauh lebih baik, tak ingin ada sebuah teka teki dan penuh tanya di otaku, yang mampu membuat semuanya terbebani. hanya ingin sebuah kejujuran hati, aku ingin semuanya jauh lebih baik.

01 Februari 2010

ya !

1 Februari 2010 Pagi ini ku kumpulkan kembali seluruh energi postive untuk berfikir lebih normal dari wajarnya. meski otaku masih snggup membendung satu juta kata dan bahasa, semuanya masih bisa aku netralkan dengan jala yang terbuat dari syaraf syaraf yang mulai mengencang. hmmmm...pada dasarnya semuanya yang ada karna permasalahan yang membuat ku semakin enggan bercermin akibat kesalahan dan kebodohanku sendiri. Pada dasarnya, hal yang tak pernah aku rasa itu baik, justru menjerumuskan ku pada hal yang sebenarnya tidak baik. ahhhh ... sebenarnya aku ini kenapa lagi? entahlah, aku hanya tak mau bercermin lagi, memoles mukaku kembali, ini hal yang memalukan yang pernah aku lakukan. kenapa kenapa?? sebelumnya ini tak pernah ada dihidupku, sampai untuk rasa yang ada di hidupku saja sampai malu dan enggan untuk mengucapkannya, apa lagi menjabarkannya pada situasi yang seperti ini. ahh.. memalukan......... Sekali lagi, tak ingin ku jabarkan di sini, cukup terinci di otaku, biarkan semuanya menjadi benang merah dalam fikiranku, meski ini hal yang tak pernah tergambarkan untuk wanita seperti ku, namun satu yang pasti, ini memang memalukan. kalau memang ada topeng penutup mukaku, kalau ada alat penyetrum otaku, akan ku pakai semuanya, sampai tak ada lagi fikiran yang membuat ku merasa aku lah wanita yang tak kenal malu, wanita yang tak memiliki suatu jatidiri dan loyalitas tinggi. hahhh... sudah ! cukup ! stop !