18 Januari 2011

Teruntuk Pasangan Tulang Rusukku…

Sumber : Klik

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Teruntuk pasangan tulang rusukku… Yang Masih Menjadi rahasia Allah SWT.

Semoga Allah sentiasa merahmati dan memberkati dirimu yang belum ku ketahui siapakah dirimu, namun doaku tidak pernah putus mengiringi setiap langkahmu demi meraih keredhaanNya.

Rasulullah SAW pernah bersabda: ''Seindah perhiasan dunia adalah wanita yang solehah'',

Alhamdulillah, itulah anjuran Islam melalui Rasulullah SAW yang kita cintai. Pilihlah wanita yang mampu menyejukkan pandanganmu dan juga rumah tangga muslim yang bakal dibina saat menikah nanti.

Wahai pasangan tulang rusukku....

Dinikahi seorang wanita krn empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah agamannya, maka beruntunglah kedua tanganmu. Itulah sebuah pijakan utama buatmu memilih calon isteri. Sebuah pijakan utama itu telah menjadi hafalanku sejak aku beranjak semakin dewasa.

Wahai pasangan tulang rusukku....

Jika harta yang engkau idamkan, maka ketahuilah diriku bukanlah orang yang berada. Tiada harta yang dapat kupersembahkan dalam ijab - kabul kita nanti. Tiada harta sebagai jaminan bahwa engkau akan menikmati sedikit kesenangan apabila ijab-kabul telah dilafazkan.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS Ar Ruum: 21)

Jika keturunan yang engkau dambakan, ketahuilah bahwa aku hanyalah manusia biasa dari keluarga yang biasa pula. Namun apa yang pasti. Aku adalah keturunan yang mulia, ayahanda adalah Nabi Adam as dan bunda Siti Hawa as, sama seperti mu.

Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Jika Allah menolong kamu, Maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; Jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), Maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal. (QS. Ali Imran 159-160)

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahwa engkau juga tidak terlepas seperti manusia yang lainnya. Ketahuilah wahai calon suamiku, jika kecantikan itu yang engkau inginkan dari diriku, maka engkau telah salah langkah. Tiada kecantikan yang terlihat orang lain yang dapat kupertontonkan padamu. Telah aku hijabkan kecantikan diriku ini dengan amalan ketaatan kepada tuntutan agama yang kucintai. Engkau hanya akan sia-sia jika hanya menginginkan kecantikan lahiriah semata.

Dan aku tidak dapat menjanjikan, bahwa aku mampu membahagiakan rumahtangga kita nantinya, karna aku memerlukan engkau untuk bersamaku untuk menegakkan dakwah islam ini, dan aku merelakan diri ini menjadi penolongmu untuk membangunkan sebuah markas dakwah dan tarbiyah islamiyah ke arah jihad hambaNya kepada Penciptanya yang agung, Allahu Rabbi. Mencari ilmu agama secara bersama, marilah kita jadikan pernikahan sebagai risalah demi meneruskan perjuangan Islam.

Aku masih banyak kekurangan ilmu agama, tetapi berbekal ilmu agama yang ada ini, aku ingin menjadi isteri yang sentiasa mendapat keridhaan dari Allah dan suamiku.

Hal itu tak lain untuk memudahkan aku membentuk rumah tangga muslim antara aku, engkau dan anak-anak kita nantinya untuk dibina dan diberikan pendidikan dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Aku pun hanya akan bercita-cita untuk bisa bergelar pendamping solehah bagi suami, seperti yang dijanjikan Rasulullah SAW.

''Hai sekalian manusia, bertakwalah kpd Tuhan-mu yang telah mciptakan kamu dari seorang diri, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah mperkembang biakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.'' (QS An Nisa : 1)

Wahai pasangan tulang rusukku....

yang dirahmati Allah,Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karna Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain(wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. (QS. An Nisaa: 34.)

Aku yakin bahwa engkau adalah pemimpin untuk diriku dan anak-anakku sebagai pewaris dakwah Islam. Maka, jadikanlah pernikahan ini nantinya sebagai asas pembangunan iman, bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan ikatan pernikahan sebagai hawa nafsu semata. Semoga diriku dan dirimu senantiasa didampingi rahmat dan keredhaanNya.

Lakukanlah tanggungjawabmu itu dengan nilai kesabaran, dan ketabahan. Semoga kita akan menjadi salah satu daripada jemaah menuju ke syurga,insyaAllah.

Ketahuilah Wahai pasangan tulang rusukku….

Bahwa aku tidak mendambakan mas kahwin yang hanya akan menyebabkan hatiku buta dalam menilai arti kita dipertemukan Allah atas dasar agama.Cukuplah seandainya,maharku adalah sebuah qalam mulia, Al - Quran, karena aku meyakini qalam itu mampu memimpin rumah tangga kita untuk meraih keredhaanNya bukan kekayaan dunia yang bersifat hanya sementara.

Bantulah aku dalam memperjuangkan dakwah Allah ini melalui pernikahan, karna ia adalah tempat untuk aku myempurnakan separuh daripada agamaku, insya Allah Kutitipkan sebagian dari pengetahuanku melalui buku Jalan Dakwah, karya Syeikh Mustafa Masyhur, yang tidak lagi berwujud keborosan dan kebakhilan karna semuanya berada di dalam sikap qana'ah , redha, yakin serta Zuhud .

Wahai pasangan tulang rusukku ….

Lihatlah rumahtangga Rasulullah SAW, terkadang sebulan pernah dapurnya tidak berasap karena tidak ada bahan makanan yang dapat dimasak.Namun, walau begitu susahnya, rumahtangga Rasulullah SAW tetap menjadi rumah tangga yg paling bahagia, yang tidak ada bandingnya hingga hari ini.

Semoga engkau memilihku bukan karena engkau sangat mencintai ku, tetapi karena kecintaan ku kepada Allah lebih dari ku mencintai Mu. Dan Semoga aku menerima mu bukan karena aku sangat mencintaimu akan tetapi, karena km mencintai Allah lebih dari km mencintai ku.

Semoga Allah Ta’ala segera mempertemukan kita dan senantiasa mempermudah urusan kita dalam mitsaqon-gholizho (perjanjian yang sangat berat) kelak..Amin allahuma amin.

Salam Ukhuwah fillah.

Wasallamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Tidak ada komentar: