Tampilkan postingan dengan label Zona Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Wanita. Tampilkan semua postingan

22 Agustus 2010

Jangan Ambil Kebahgiaanku, Plizzz

JANGAN AMBIL KEBAHAGIAANKU, plizzzzzzzzz

Aneh ya, baru kemaren saya serasa di gempur kecewa yang mampu mengobrak abrik aktivitasku, kini aku serasa mendapatkan sinergi baru untuk kembali tersenyum, dan merasakan kebahagiaan ku kembali.

Bener banget, saya sedang bahagia, bahagia yangg luarr biasa, Allah, jangan ambil kebahgiaan ku terlalu cepat, saya ingin menikmatinya meski sekejap, meski aku yakini ini tidak akan bertahan lama.

Percaya ku ternyata nyata, saat ku mengalami kecewa yang teramat sangat, maka berjalannya waktu, semuanya akan tergantikan. Kebahagiaan itu kembali ada di pihakku, meski sekejap tak mengapalah, asal masih merasakan bahagia ini.

Mungkin roda lagi berputar, dan kini saya lagi berada di atas, dan semua yang dulu berada pada posisi atas kini kembali pada posisi bawah, dan aku yakini saat nya nanti pun aku akan mengalami perputaraan ini kembali. Kala masa masa kecewa itu merenggut paksa bahagiaku kembali.

Allah, jangan ambil kebahagiaanku terlalu cepat, plizzzz...karna aku sedang mengalami bahagia yang luar biasa. Jangan renggut paksa kebahagiaan ku saat ini. plizzz

15 Agustus 2010

Kisahku Berakhir Di Agustus

“Belajar dari Sofi STЯOOCKERS : Terkadang cinta bisa menyenangkan tapi juga kadang bisa menyakitkan, hidup ini indah jika kita selalu bersyukur atas setiap momentnya. Maka untuk bisa di ambil hikmah dari apa yang di alami, bersyukur masih di berikan kesempatan mencintai orang meskipun hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Dan untuk mengikhlaskan sesuatu, apalagi yg berhubungan dgn sebuah kenangan tentang perasaan, itu tdk mudah memang.

Kadang kita harus mempunyai kekuatan untk melepaskan sesuatu dgn ikhlas walaupun berat, mendapatkan dan kehilangan kadang perlu terjadi agar kita menjadi dewasa dan mengerti makna indah hidup ini. Kau akan mendapati kebaikan yg besar dalam kesabaranmu menerima apa yg kau benci..”

Akhirnya berakhir sampe disini. Mungkn ini sudah final. Thx god. Kau berikan ia yg tak begtu mencintaiku, untuk ku cintai. Selama 1 thn lebih LD Tegal – Karawang. Dengan segala pasang surut perasaan. Thx juga god, kau telah mempertemukan kami, untuk awal - awal masa keindahan, tapi aku sadar betul, kekurangan ada di pihakku.

Ya aku harus ikhlas, aku harus mengumpulkan hati dan pikiran ku menjadi satu, aku harus bisa legawa, untuk menerima keputusan ini, mungkin ia bukan yang terbaik untuku, bukan yang Engkau pilihkan untukku bermanja dalam mimpi mimpi indah yang ku rajut sendiri.

“Aku sadar betul, kesetiaan tanpa cinta adalah kosong, dan cinta tanpa kesetiaan adalah kepura – puraan, dan memang benar rasa cinta jg bisa luntur karna jarak dn waktu.”

Aku sadar betul itu, tak bisa memaksakan perasaan yang tak pernah sedikitpun melandasi hatinya untuku. Aku paham ini hanya sebuah perjalanan dari waktu dan jarak, hingga akhirnya semuanya berakhir.

Banyak hal yang ku pelajari dari seorang “IA” belajar tentang artinya mencintai, berlajar tentang artinya sebuah ketidakpastian, belajar tentang sebuah kasih sayang, belajar tentang sebuah indahnya bermimpi dengan orang yang tak menginginkan mimpi – mimpi indah, belajar tentang artinya kecewa, belajar tentang artinya mencintai tanpa di cintai. Banyak hal yang ku pelajari, hingga akhirnya tanpa ia sadari, atau mungkin ia ketahui, semuanya hanya ku telan, tanpa menghiraukan resahnya di dalam dada.

Tapi aku bangga, bisa mencintai dia, bisa memiliki dia yang 1 tahun ini mengisi relung hariku, mengisi setiap hembus nafasku, mengisi setiap memory memory indahku yang sebelumnya belum pernah aku dapatkan.

Terima kasih sayang, kau mengajariku banyak hal, bukan salah aku dan engkau, namun waktulah yang membuat akhirnya semuanya berakhir. Terima kasih juga sayang, kau sempat singgah di tengah tengah keluargaku, sempat singgah di setiap ujung mimpiku, mengajariku bagaimana memperlakukan engkau yang tak pernah menginginkan aku menjadi bagian dari mimpi indahmu.

Semoga semuanya ada hikmahnya, engkau mendapatkan hadiah yang lebih indah, bermanja dengan mimpi – mimpimu, bermanja dengan denyud nadimu yang masih berjalan, mencintaimu bukan penyesalan, namun penghargaan bagiku.

Spesial Terakhir

Tofik Ismail.

06 Agustus 2010

Karna saya seorang Wanita

Karna saya itu wanita, saya tidak mungkin mendahului apa pun yang sudah ada batasan, mana yang harus di ucapkan wanita, mana yang harus di lakukan dan di dahului wanita, dan mana yang harusnya, kaum pria – pria lakukan untuk lebih bersikap adil kepada wanita.

Hah !!!!!!!!!

Karna saya wanita, saya tidak mungkin mendahului apa yang jadi tugas laki laki, meski kenyataanya, wanita pun sanggup bekerja seperti kewajiban laki laki. Namun saya ini wanita. Saya tidak ingin laki laki menjadi lemah seperti wanita, memasrahkan segala kewajiban kepada wanita.

Tolong lah, saya ini wanita, jangan suka menyudutkan, kenapa harus wanita, kenapa bukan kau, para pria - pria

Selalu kami yang harus mengalah, selalu kami yang harus memulai, selalu kami yang harus mendahului.

Saya adalah seorang wanita. Tolong jaga perasaan kami, hargai kami sebagai wanita, jika kau ingin di sebut seorang Pria!

18 Juli 2010

Hampir Akhir Bulan

Sebentar lagi masuk akhir bulan Juli, aduh.. serasa gak pengen akhir bulan deh. Ada ke khawatiran tersendiri, umur ku masuk 23 tahun, dan itu artinya saya sudah dewasa, umur saya bukan umur untuk bermain main lagi, hah berasa udah 'tuwir' banget. Ada 2 target yang kudu saya pecahkan, ya masalah karir dan masalah pendamping hidup. Umur hampir 23 thn, sekarang waktunya buat serius sama semuanya. Bukan berarti sebelum 23 aku gak serius. Tapi saat ini bukan waktu untuk bersantai lagi. Waktu terus berjalan, dan kedua target ini harus berjalan seimbang.

Sebenarnya apa yang kita impikan bisa tercapai tanpa di duga duga, pada saat itu mungkin kita sudah lupa bahwa kita dulu pernah mengimpikan hal itu.

Tapi apa salahnya sih, kalo kita masih berangan – angan untuk menggapai sesuatu yang lebih baik lagi, life is just like a stairs we should climb on it until we tired en have no energy anymore. So selagi masih punya tenaga end semangat why not.

Untuk target yang kedua,

Standart sih, semua orang pasti mengimpikan, seperti hal nya saya, sebagai pelengkap hidup, pengisi hati yang kosong, tempat bersandar suka dan duka, partner menjalani perjuangan dalam kehidupan, teman menuju kebahagiaan dan itu adalah pasangan jiwa.

Tapi bukan berarti saya selama ini gak berusaha dan berdoa, bahwa saya sudah melakukan semuanya, Hanya allah yang bisa menjawab semua pertanyaan saya yang belum tergenapi, dan doa doa saya yang masih dalam daftar antrian / waiting list. Semoga semuanya berakhir dengan indah.

Sekali lagi : life is a mystery,,we should walk or run..wait or trying to achieve...but never stop hoping…en praying..may GOD bless us all the time..

14 Juli 2010

*Memotivasidirisendiri*

Jangan Menyerah

tak ada manusia

yang terlahir sempurna

jangan kau sesali

segala yang telah terjadi

kita pasti pernah

dapatkan cobaan yang berat

seakan hidup ini

tak ada artinya lagi

syukuri apa yang ada

hidup adalah anugerah

tetap jalani hidup ini

melakukan yang terbaik

tak ada manusia

yang terlahir sempurna

jangan kau sesali

segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkan

kebesaran dan kuasanya

bagi hambanya yang sabar

dan tak kenal putus asa

Ari Sayang Allah

Semangat, Hidup adalah Pilihan, dan setiap pilihan memiliki konsekuensi dan resikonya sendiri. bagaimana kita kuat dan tetap bertahan dalam setiap ujian - ujian kehidupan. Kadang, saat keinginan tak sesuai harapan, impian tak kunjung terwujud, maka dampak negatifnya, kita akan cepat putus asa dan mundur dari siksa ujian kehidupan. kasusnya adalah, seberapa kita kuat dan yakin untuk kembali bangkit dalam krisis ketidakseimbangan kehidupan.

Waktu membuat segalanya lupa dan terlena, lupa akan Asma Asma Allah, Lupa akan segala kewajiban yang wajib nilainya untuk dilaksanakan, dan lupa akan segala nikmat yang masih melekat dalam tubuh kita.

Subhanallah.........Ayoo Semangat, jangan menyerah, Ari sayang Allah ( Allahhuakbar ).

*Memotivasidirisendiri*

08 Juli 2010

"Cinta" 2012

Tidak ada yang tahu masa depan, yang kutahu hanyalah yang kulihat, kurasakan, kudengar dan kuraba saat ini. Susah senang, sedih gembira itu yang aku punya, tidak lebih. Aku tak tahu yang akan terjadi nanti apalagi besok , lusa ato tahun depan. Yang kutahu hanyalah keinginan untuk tetap hidup dengan segala keindahan dunia yang kumiliki. Yang kupunya hanyalah doa untuk tetap bisa merasakan cinta yang sempurna. Semoga tuhan mengampuni rasa ketakutan ini dan meyakinkan hati ini.
Cinta Kiamat 2010

07 Juli 2010

Masa Kecil

Masa kecil itu masa yang indah, keindahan masa kecil tak semua orang mampu merasakannya, maka itulah kenapa orang umum melihat orang dewasa berlaga seperti anak kecil dan menamainya “ Masa Kecil Kurang Bahagia”.
Kebahagiaan anak kecil memang lucu, dan menggemaskan, tak bisa di pungkiri, bahwa di umur mereka yang masih kecil, memiliki cita cita yang tinggi, bermain tak kenal waktu, bebas tanpa beban, tak perdulikan hari telah larut, tetap mereka asyik dengan permainannya. Huhhh..... ingin banget bisa kembali ke masa itu, bebas lepas tanpa beban penuh ekspresi, memiliki keinginan yang polos, tak kenal dosa, dengan kejujuran yang di punya, hohh........... Tapi bukan berarti kita bangga selamanya di sebut anak kecil, karna normalnya, bertambah usia pertambah juga kematangan cara berpikir, dan bertambah juga segala pemikiran rasional yang ingin di punya, tak ingin juga selalu di samakan seperti anak kecil, umur bertambah, dan kita pun memiliki hak hak yang harus di miliki, hak di perlakukan adil, dan hak di perlakukan dewasa, mengikuti jalan cerita permasalahan, dan memutuskannya sendiri. Dan kewajiban kewajiban yang wajib harus di laksanakan. Meski kenyataan sekarang, anak kecil banyak yang bertingkah seperti orang dewasa, dan sebaliknya, bekerja keras untuk mencukupi kehidupannya dan kedua orang tuanya. Hoh... tak adil sekali, biarkan kan lah mereka yang masih kecil berimajinasi dengan permainanya, dengan kepolosannya, karna belum tentu saat mereka berumur seperti kita, mereka tidak akan mendapatkan lagi masa kecil mereka. Dan berandai seperti kita saat ini.
stop violence children

06 Juli 2010

Ketegaran Seorang Wanita, Istri dan Ibu

Tidak ada tujuan buruk sekecil apapun dalam postingan saya kali ini, ini hanya untuk sharing dan pembelajaran saya, sebagai seorang wanita, yang nantinya akan menjadi ibu, menjadi istri dan menjadi seorang yang di anggap layak hidup dalam kehidupan sosial, dan insya allah ini semuanya akan membuat saya sebagai wanita yang kuat dan tegar menghadapi setiap musibah. Tidak lantas pergi meninggalkan masalah, justru menyelesaikannya dengan sabar dan kuat, karna setiap cobaan dan musibah adalah proses kita untuk “naik pangkat” di mata allah swt.

Terkadang banyak yang berprasangka, bahwa memiliki suami polisi maka nantinya akan di tinggal pergi oleh suami, dan si suami ini akan menjadi seorang “tukang kawin” alias memiliki istri lebih dari 1. dan memiliki anak yang berceceran di luar sana.

Banyak juga yang berpikiran bahwa jika memiliki suami pramugara maka akan sering di tinggal pergi terbang ke negara satu dan lainnya, dan tidak menutup kemungkinan ia pun akan sama memiliki istri lebih dari satu.

Ini sebuah kisah nyata dari seorang ketegaran wanita, kasih sayang allah yang terus memberikan ujian kepada nya, membuat ia seolah naik pangkat di mata allah swt.

Ibu may, seorang ibu dengan profesi sebagai staf pengajar di smu kota X, dengan 1 orang anak di perkawinan nya yang pertama, dan 2 orang anak di perkawinan nya yang kedua. Cobaan terus menghapirinya, kebanggaanya pada anak pertama, dari perkawinan pertama telah mendapat kan gelar Sarjana. Kini 2 orang anaknya dari perkawinan ke dua, mendapatkan cobaan yang begitu besar.

Saat pagi tiba, seorang wanita muda yang mengaku sebagai istri dari kekasih anaknya yang kedua mendatanginya, dan menuduh anaknya yang kedua berselingkuh, perebut suami orang, hingga kedaan in di dengar oleh banyak orang, dan menjadi pergunjingan masyarakat sekitarnya. Setelah ia mampu menyelesaikan masalah ini, cobaan datang lagi, si bungsu dari pernikahan keduanya di seret oleh aparat kepolisian di karenakan kenakalannya, ia di tuduh melakukan tindakan curanmor, sampai masuk penjara. Ibu may mampu meredam kecewa, tapi ia menyesal karna ia merasa tidak berhasil mendidik anak kandung sendiri, sementara ia mampu mendidik anak orang lain karna profesinya sebagai seorang guru.

Hingga masalah ini selesai, cobaan tak cukup sampai di sini, tiba tiba suaminya mendadak menceraikannya, dengan alasan karna tidak becus mengurus anak, ia merasa sebagai wanita gagal, dan ia pun di tinggal oleh suaminya, ia ikhlaskan semuanya, beberapa hari kemudian, suami nya datang kembali, dan ingin rujuk dengan nya, ia pun menerima kembali suaminya dengan lapang dada, karna demi anak anak nya. proses demi proses cobaan ini berlalu dengan waktu, anak ke duanya, merasa bersalah dan menyadari kesalahnya, dan anak bungsu nya pun kembali ke pangkuannya, dan ini merupakan sosok ketegaran seorang wanita, seorang ibu, seorang istri dan seorang guru.

Betapa kuatnya seorang wanita, istri dan ibu, menghadapi setiap cobaan nya, tidak lantas pergi meninggalkan, justru menghadapinya dengan suka dan duka.